Senin, 13 Februari 2012

TUGAS KK 4


Cara memperbaiki Flash disk rusak

 

Bagaimana Cara Memperbaiki USB Flash Drive Pada USB Device Not Recognized? Sebenanya USB Device Not Recognized muncul karena 2 hal sebagai penyebabnya. Yang pertama karena masalah hardware dan karena masalah software. Kali ini akan dibahas Bagaimana Cara Memperbaiki USB Flash Drive dari sisi hardware.
Banyak sekali kita melihat penyimpanan flash disk yang tidak diakui oleh Sistem Operasi karena masalah hardware flash disk itu sendiri. Anda dapat memecahkan masalah itu dengan mengikuti langkah-langkah Cara Memperbaiki USB Flash Drive yang diberikan di bawah ini:
Langkah-1. Buka dengan hati-hati casing flash disk dengan pisau dempul atau pisau yang kuat.
 
Langkah-2. Kelurkan papan circuit flash disk dari tempatnya.
 
Langkah-3 Pemeriksaan fisik  flash disk untuk setiap kerusakan atau komponen yang patah dengan menggunakan kaca pembesar.
Langkah-4 Resolder kembali connector yang biasanya dicolokkan ke komputer, kemudian lakukan tes koneksi dengan PC atau laptop, lihat apakan masalah masih ada. Jika masih bermasalah lanjutkan dengan langkah berikut.
 
Langkah – 5 Resolder semua components sekitar connector dan controller chip. Secara khusus periksa resistor tipe fuse. Kadang nilai resistor ini berubah.
Langkah -6 Resolder Oscillator crystal (usually 12 MHz) kemudian reconnect flash disk dengan PC, lihat hasilnya.

Catatan: – Jika anda mempunyai kristal yang sama dari osilator kristal, coba ganti osilator kristal 12MHz dari perangkat USB Boleh juga anda ambil dari perangkat lain seperti USB memory card reader, USB drive atau dll dan buat sambungan seperti di bawah ini.

1)      Keluarkan kristal
2)      Ambil dua kawat dan Solder kabel tersebut pada ujung kaki kristal
3)      Solder kabel dan kristal pada tempat yang tepat
Sesuaikan penempatan kristal dalam casing usb dan sekarang perangkat siap untuk dites lagi.
Saya berharap langkah-langkah Cara Memperbaiki USB Flash Drive Pada USB Device Not Recognized di atas akan membantu Anda. Namun jika semua upaya gagal untuk mengatasi masalah Anda, kemungkinan IC pada flash disk rusak.

Kamis, 02 Februari 2012

Tugas KK4

1 sebutkan tiga jenis diagnosis computer?
Jawab:
POST (Power-On Self-Test)
Diagnosa umum (routine)
Diagnosa mencari dan memecahkan kerusakan

2 Pesan apa yang diberikan komputer jika ada problem atau kerusakan pada ?
Jawab:
pesan kesalahan yang diberikan oleh pengguna biasanya berupa pesan atau bunyi “beep” pada saat menghidupkan komputer.
               
3 Sebutkan langkah langkah post?
Jawab:
Tes CPU: interupsi ditutup, pengetesan flag internal, dan pengetesan register internal
Test checksum ROM BIOS: pengetesan checksum ROM BIOS. Hasil checksum LSB harus nol.
Tes Timer 1: Timer 1  8253 diprogram pada operasi mode 2, pengecekan pada akses dasar pencacah,   pengecekan pada pencacah.
Tes DMAC: pengetesan pada semua saluran register alamat dan register pencacah DMA, inisialisasi saluran 0 DMA, inisialisasi timer 1, memulai siklus memori refresh.
Tes 16 KB DRAM: pengetesan pada 5 pattern yang berbeda AAH, 55H, FFH, 01H, 00H tulis dan baca kembali.
Inisialisasi Interrupt controller: control word dikirim untuk inisialisasi mode interrupsi, pengesetan vector interupsi di memori.
Tes Interrupt controller: seting dan pengesetan ulang register interupsi, menempat-kan  stack-stack kesalahan interupsi.
Inisialisasi Timer 0: timer 0 diinisialisasi pada operasi mode 3, cek timer 0.
Tes CRT controller: inisialisasi CRT controller, test RAM video, cek sebagian parity error, setup mode video melalui pembacaan konfigura-si, pengujian pewaktuan dan signal sinkronisasi gambar.
Tes DRAM di atas 16KB:  pengetesan pada 5 pattern yang berbeda AAH, 55H, FFH, 01H, 00H tulis dan baca kembali, jika ada kesalahan akan ditampil-kan alamat kesalahan dan data di layar.
Tes Keyboard: cek keyboard dengan kondisi keyboard reset, cek penekanan kunci pada keyboard.
Tes Disk drive: cek semua card adapter disket dan disk drive yang terpasang, POST memanggil sistem operasi dari disk.

4 sebutkan pesan kesalahan selama post?
Jawab:
Bentuk box, posisi saklar, jenis TX/ATX, besarnya daya, dan kualitas

5 sebutkan kode kesalahan dalam bentuk kode beep?
– Tanpa Beep => Kemungkinan daerah kerusakan Power Supply.
- Beep terus menerus => Kemungkinan daerah kerusakan Power Supply.
- Beep pendek terus menerus => Kemungkinan daerah kerusakan Power Supply.
- 1 beep panjang dan 1 beep pendek => Kemungkinan kerusakan Motherboard.
- 1 beep panjang dan 2 beep pendek => Kemungkinan daerah kerusakan Video Adapter Card.
- 1 beep pendek dan tidak ada tampilan => Kemungkinan daerah kerusakan Kabel monitor dan atau tampilan.
- 1 beep pendek dan tidak boot => Kemungkinan daerah kerusakan Kabel disk, adapter disk atau disk

6 pesan apa yan diberikan jika ada problem atau kerusakan pada motherboard?
Jawab:
a). Permasalahan yang mungkin terjadi
Sistem komputer terdiri dari motherboard, daughter boards, power supply, floppy drives, monitor, keyboard, dan beberapa peralatan yang terhubung melalui konektor dan kabel. Masalah dalam satu peralatan akan berpengaruh terhadap operasi peralatan lainnya dan kadang-kadang  mengganggu sistem operasi. Pengecekan berikut akan membantu memecahkan masalah.

7 bagaimana cara mengidentifikasi kerusakan pada motherboard?
Jawab:
cek semua komponen dan kabel yang terhubung ke motherboard,setelah pengecekan dilakukan dan hidupkan komputer cari pesan pada post,dari pengecekan post permasalahan dapat dilokalisir/dapat kita ketahui dan diperbaiki.
ketika post tidak berjalan maka terjadi masalah motherboard dan rangkaian ,dengan mengecek sinyal I/O masalah pada motherboard dapat di identifikasi. sebab semua sinyal cpu terhubung ke slot I/O .
8 bagaimana cara mengetahui kerusakan pada CPU?
Jawab:
a. Tes CPU: interupsi ditutup, pengetesan flag internal, dan pengetesan register internal.
b. Test checksum ROM BIOS: pengetesan checksum ROM BIOS. Hasil checksum LSB harus nol.
c. Tes Timer 1: Timer 1 8253 diprogram pada operasi mode 2, pengecekan pada akses dasar pencacah, pengecekan pada pencacah.
d. Tes DMAC: pengetesan pada semua saluran register alamat dan register pencacah DMA, inisialisasi saluran 0 DMA, inisialisasi timer 1, memulai siklus memori refresh.
e. Tes 16 KB DRAM: pengetesan pada 5 pattern yang berbeda AAH, 55H, FFH, 01H, 00H tulis dan baca kembali.
f.Inisialisasi Interrupt controller: control word dikirim untuk inisialisasi mode interrupsi, pengesetan vector interupsi di memori.
g. Tes Interrupt controller: seting dan pengesetan ulang register interupsi, menempat-kan stack-stack kesalahan interupsi.
h) Inisialisasi Timer 0: timer 0 diinisialisasi pada operasi mode 3, cek timer 0.
i. Tes CRT controller: inisialisasi CRT controller, test RAM video, cek sebagian parity error, setup mode video melalui pembacaan konfigura-si, pengujian pewaktuan dan signal sinkronisasi gambar.
j. Tes DRAM di atas 16KB: pengetesan pada 5 pattern yang berbeda AAH, 55H, FFH, 01H, 00H tulis dan baca kembali, jika ada kesalahan akan ditampil-kan alamat kesalahan dan data di layar.
k. Tes Keyboard: cek keyboard dengan kondisi keyboard reset, cek penekanan kunci pada keyboard.
l.Tes Disk drive: cek semua card adapter disket dan disk drive yang terpasang, POST memanggil sistem operasi dari disk.
9 apa perbedaan power supply TX dan ATX?
Jawab:
* Power Supply AT :
- Kabel power mainboard terpisah dengan nama pin 8 dan pin 9
- Cara mematikan komputer masih manual melalui tombol / switch
- Daya rata-rata dibawah 250watt
* Power Supply ATX :
- Efisieni lebih baik
- Kabel power mainboard tidak terpisah
- Untuk mematikan komputer bisa menggunakan sistem operasi karena power on/off dikendalikan oleh mainboard
- Ada konektor tambahan power SATA (PSU terkini)
- Ketika shutdown otomatis CPU mati

10Pesan apa yang diberikan komputer kepada pengguna jika ada problem di power supply?
Jawab:
Untuk kerusakan pada power supply komputer, maka pesan yang diberikan adalah tidak ada tampilan, tidak ada bunyi beep, semua lampu indikator tidak menyala, kipas power supply tidak berputar. Untuk kerusakan adanya gangguan tegangan keluaran power supply akibat adanya card tambahan/pendukung yang rusak atau mengalami hubungan pendek maka pesan yang diberikan adalah beep terus menerus atau beep pendek berulang-ulang.

Senin, 30 Januari 2012

Tugas KK4


1 sebutkan tiga jenis diagnosis komputer
2 Pesan apa yang diberikan komputer jika ada problem atau kerusakan pada
3 Sebutkan langkah langkah post
4 sebutkan pesan kesalahan selama post
5 sebutkan kode kesalahan dalam bentuk kode beep
6 pesan apa yan diberikan jika ada problem atau kerusakan pada motherboard
 7 bagaimana cara mengidentifikasi kerusakan pada motherboard
8 bagaimana cara mengetahui kerusakan pada CPU
9 apa perbedaan power supply TX dan ATX
10Pesan apa yang diberikan komputer kepada pengguna jika ada problem di power supply