Senin, 23 April 2012

Debian Lenny GUI

Linux bukanlah hal yang asing lagi di dunia komputer. Banyak perusahaan dan instansi yang beralih menggunakan linux. Disekolah pun juga sudah diajarkan linux, khususnya pada jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ). Karena perkembangan linux yang sangat pesat ini, ada baiknya kita juga mencoba menggunakan Linux. Sebenarnya linux itu mudah untuk dipelajari. Secara prinsip tidak ada bedanya dengan menginstall Windows. Tapi bagi yang pertama kali mungkin sedikit bingung ketika menginstall sistem operasi linux yang tampilannya berbeda jauh dengan penginstallasi sistem operasi Windows. Mungkin karena kurang familiar aja, sehingga kelihatan susah. Saat ini, saya akan berbagi cara untuk installasi sistem operasi linux. Linux yang saya gunakan untuk postingan kali ini adalah Linux Debian Lenny.

Sebelum menginstall sistem operasi linux. Pastikan dulu anda telah memiliki DVD Installer linux. Kemudian atur boot section di bios agar DVD ROM dahulu yang dibaca ketika proses boot.
clip_image002
Jika sudah, maka anda akan mendapatkan tampilan seperti berikut. Disini saya menggunakan Debian 5 (Lenny) sebagai acuannya. Untuk memulai menginstall, pilih saja install lalu tekan enter.
clip_image004
Kemudian akan muncul pilihan bahasa sistem operasi yang akan digunakan. Disini saya gunakan default saja yaitu bahasa Inggris.
clip_image006
Kemudian anda harus menentukan regional tempat anda tinggal anda. Jika regional anda tidak terdaftar, pilih saja other untuk daftar selanjutnya.
clip_image008
Maka akan muncul daftar – daftar benua. Pilih saja Asia.
clip_image010
Kemudian pilih Indonesia dan tekan enter.
clip_image012
Untuk keyboard layout pilih saja American English lalu enter.
clip_image014
Maka tunggu sebentar, installer sedang mendeteksi hardware – hardware yang terpasang di komputer anda.
clip_image016
Selanjutnya jika anda memiliki lebih dari satu NIC card, maka pilih salah satu NIC card yang anda gunakan sebagai NIC card utama.
clip_image018
Selanjutnya installer akan mencari DHCP server untuk konfigurasi IP Address secara otomatis.
clip_image020
Berhubung saya sedang tidak terkoneksi dengan DHCP server, maka akan muncul pesan seperti gambar diatas. Tekan saja enter.
clip_image022
Lalu pilih configure network manually untuk menset IP address secara manual
clip_image024
Pada kolom isian isi IP adderess untuk PC anda sekarang. Kemudian klik tab lalu pilih continue dan tekan enter.
clip_image026
Kemudian isi subnet mask.
clip_image028
Isi IP gatway jika komputer anda bukan komputer yang menghubungkan ke koneksi luar.
clip_image030
Kemudian isi IP DNS server.
clip_image032
Isi nama komputer yang anda inginkan. Nama hostname ini digunakan sebagai nama komputer anda pada sebuah network. Kemd
clip_image034
Kemudian masukkan domain network yang anda inginkan. Semisal server-local.net dsb.
clip_image036
Pilih bagian waktu di daerah anda.
clip_image038
Kemudian anda akan diminta untuk mempartisi harddisk anda. Disini saya pilih manual untuk mempartisi harddisk saya secara manual.
clip_image040
Maka akan tampilan seperti berikut. Jika anda memiliki partisi sebelumnya. Maka partisi tersebut juga akan ditampilkan disini. Pilih saja FREE SPACE untuk membuat partisi baru.
clip_image042
Pilih saja Create a new partition untuk membuat partisi baru.
clip_image044
Kemudian masukkan berapa besar partisi yang akan dibuat. Disini saya akan membuat partisi untuk swap terlebih dahulu. Besar partisi swap adalah 2x besar memori ram yang terpasang di komputer anda. Jadi jika ram anda 512 MB. Maka 512 x 2 = 1024 MB atau 1 GB.
clip_image046
Kemudian pilih Logical lalu enter.
clip_image048
Dan pilih saja End agar partisi swap yang kita buat diletakkan di urutan belakang.
clip_image050
Kemudian pilih Use as lalu tekan enter untuk mengubahnya.
clip_image052
Pilih swap area untuk menjadikan partisi ini menjadi partisi swap. Lalu tekan enter.
clip_image054
Setelah itu pilih Done setting…. dan tekan enter.
clip_image056
Maka partisi yang telah kita buat akan muncul seperti berikut. Dan kita lanjut untuk membuat partisi untuk sistem operasi linux. Pilih bagian FREE SPACE lalu tekan enter.
clip_image058
Masukkan besar partisi yang akan anda buat.
clip_image060
Pilih primary. Lalu tekan enter.
clip_image062
Pada Use as pilih Ext3 seperti pada gambar diatas. Lalu pilih bootable flag tekan enter untuk mensetnya menjadi ON. Jika sudah Done setting….
clip_image064
Jika anda sudah selesai mempartisi harddisk anda. Pilih finish partitioning and write changes to disk.
clip_image066
Maka akan muncul pesan konfirmasi. Pilih saja yes untuk menlanjut.
clip_image068
Maka pembuatan partisi akan segera berlangsung.
clip_image070
Kemudian anda akan diminta memasukkan password . Isi password yang anda inginkan. Password ini digunakan untuk akses masuk root.
clip_image072
Kemudian masukkan lagi password yang anda masukkan tadi.
clip_image074
Lalu masukkan nama lengkap anda.
clip_image076
Setelah itu masukkan username untuk membuat account baru.
clip_image078
Lalu masukkan password untuk account baru tersebut.
clip_image080
Setelah itu tunggu beberapa saat. Maka akan muncul pesan seperti gambar diatas. Pesan diatas yaitu jika anda memiliki beberapa DVD binary yang lainnya maka anda bisa sekalian untuk mescan isi tersebut sekarang agar paket – paket software yang ada pada DVD anda yang lainnya bisa didaftarkan. Untuk melakukannya. Masukkan DVD anda yang lain lalu pilih yes. Jika anda sudah selesai mescan semua DVD yang anda miliki. Maka masukkan kembali DVD pertama yang digunakan untuk mengsintall. Lalu pilih no. Dan tunggu sampai muncul pesan selanjutnya.
clip_image082
Pilih saja no.
clip_image084
Pilih no untuk tidak berpartisipasi dalam survey paket.
clip_image086
Lalu hilangkan tanda bintang di Desktop environment dengan menekan spasi. Desktop environment yaitu tampilan GUI dari linux. Saat ini kita akan membutuhkan tampilan GUI untuk sebuah server linux.
clip_image088
Tunggu sebentar, sementara installer sedang menginstall sofware yang dibutuhkan.
clip_image090
Lalu jika muncul tampilan seperti berikut pilih saja yes untuk menginstall GRUB Loader. Yang digunakan jika kita memiliki beberapa sistem operasi dalam harddisk kita.
clip_image092
Maka komputer akan merestart dan tampilan login akan muncul seperti gambar diatas. Maka proses installasi telah selesai sampai disini.

Minggu, 01 April 2012

TUGAS KK7 SMK N 1 BATANG

1. Apa yang dimaksud dengan Sistem operasi ?
2. Sebutkan jenis-jenis sistem operasi berdasarkan layanan (interface) terhadap pengguna, beserta contohnya !
JAWAB:
1.  Sistem operasi yaitu program yang dibuat untuk mengendalikan dan mengkoordinasikan seluruh kegiatan dari sistem computer.
2.jenis sistem operasi yang bisa digunakan, antara lain:
POSIX, UNIX, MS DOS, MS Windows, LINUX, APPLE, dll. Dari sekian banyaksistem operasi ada sistem operasi yang interface (kontak) dengan user (pengguna) yaitu
·      System operasi berbasis text artinya user berinteraksi dengan sistem dengan perintah-perintah yang berupa text (DOS, POSIX, LINUX).
·      System operasi berbasis GUI(Graphical User Interface), pada sistem ini user dapat berinteraksi dengan melalui gambar-gambar/ simbol-simbol seperti MS Windows dan LINUX (LINUX bisa berbasis TEXT dan berbasis GUI).

TUGAS KK6 SMK N 1 BATANG

1)      Tindakan korektif apa yang perlu dilakukan untuk menjaga agar PC tetap dapat berfungsi dengan baik ?
2)      Uraikanlah langkah-langkah pembuatan laporan perawatan PC !

1.       Tindakan Korektif
Ø  Tindakan korektif dimaksudkan sebagai langkah awal yang dapat diambil untuk mengatasi kondisi abnormal.
Ø  Gejala abnormal pada komponen PC dapat diketahui dari pesan kesalahan dalam komputer.
Ø  Tindakan korektif yang perlu dilakukan adalah dengan mengenali pesan kesalahan yang muncul.
Ø  Setiap terjadi kerusakan atau maintenance pada sebuah komponen PC perlu dilakukan pencatatan atau pembuatan laporan. Laporan dapat berupa log sheet atau sejenisnya.


2.       Penyusunan Laporan
Laporan dapat berupa logsheet atu sejenisnya, dengan logsheet yang dibuat setiap melakukan maintenance atau tindakan perawatan terhadap PC akan mempermudah pengecekan kondisi PC. Dalam logshhet yang perlu dilaporkan meliputi:
·         Tanggal : waktu kapan dilakukan maintenance suatu komponen
·         Nama komponen : nama atau jenis komponen
·         Gejala kerusakan : gejala dari komponen PC yang mengalami kerusakan
·         Tindakan korektif : tindakan yang dilakukan untuk melakukan perbaikan terhadap komponen PC
·         Keterangan : dapat berupa hasil dari perbaikan dari komponen baik dapat diperbaiki maupun tidak dapat diperbaiki

Minggu, 25 Maret 2012

TUGAS KK6

TUGAS KK6
EVALUASI 2
1         Sebutkan langkah-langkah atau prosedur perawatan komponen PC berikut ini :
A.Harddisk:

            Untuk perawatan hard disk dari sisi hardware, perlu ditambahkan sebuah fan untuk mengurangi panas pada hard disk. Fan ini sangat direkomendasikan untuk hard disk dengan kecepatan 7200 rpm ke atas. Selain itu perlu diperhatikan pengaturan kabel  data agar sirkulasi udara dapat berjalan lancar.
            Untuk perawatan dari sisi software, cukup dengan tool-tool yang telah tersedia ketika menginstall sistem operasi. Tool tersebut meliputi scandisk, dan disk defragmenter. Selain tool tersebut juga terdapat tool yang digunakan untuk melakukan low-level format. Low level format digunakan untuk melakukan konfigurasi ulang pada hard disk meliputi pengaturan head, cylender, dan sector

Scandisk adalah tool yang digunakan untuk memeriksa struktur file sistem, tabel lokasi file (file allocation table), dan dapat untuk mengetahui ada tidaknya bad sector
Disk defragmenter adalah tool yang digunakan untuk mengatur struktur atau tata letak file sehingga akan mengurangi fragmentasi sebuah space hard disk.
B.CPU
Untuk perawatan pada prosessor adalah dengan memperhatikan tata
letak fan sehingga udara dapat berputar dengan lancar. Kemudian perlu dipilih fan prosessor dengan putaran yang tinggi ( minimal 5400 rpm) dan juga perlu dipilih heatsink dengan bahan penghantar panas yang baik, seperti tembaga dan aluminium. Jika sering melepas prosessor jangan lupa untuk selalu mengoleskan silicon grease agar penghantaran panas lebih lancar.
C. Memory
Gangguan  pada RAM terletak pada konektor atau kaki-kakinya, dimana jika RAM sering dilepas dan tersentuh oleh tangan dapat  menyebabkan korosi bahkan RAM dapat rusak akibat listrik statis.
Untuk membersihkan RAM dari korosi akibat sentuhan tangan dapat   dilakukan dengan menggunakan cairan pembersih atau cukup dengan karet penghapus dengan cara menggosokan pada kaki RAM.
D.Expansion Card
Untuk perawatan expansion card, perlu diperhatikan kaki - kakinya dari            pengaruh korosi akibat sentuhan tangan atau penyebab yang lain.
Perawatannya cukup dengan cairan pembersih korosi atau dengan menggosok dengan karet penghapus. Selain itu perlu juga dipastikan expansion card terpasang dengan kuat dan sempurna.
E.Power Supply
Perawatan yang perlu dilakukan untuk merawat power supply adalah dengan memperhatikan kelancaran  fan pada power supply. Karena fan inilah yang mampu mengurangi panas pada power supply. Selain itu perlu ditambahkan sebuah alat yang sering disebut stabilizer
tegangan, karena dengan alat ini akan meringankan kerja dari power supply sehingga akan mengurangi panas yang dikeluarkan oleh powersupply.


2.    Korosi yang terjadi pada PC akan mengganggu kerja peralatan tersebut. Bagaimana prosedur perawatan yang perlu dilakukan untuk menghindarkan korosi.
Gunakan cairan khusus untuk menghilangkan korosi tetapi jangan menggunakan cairan yang mudah terbakar seperti: alkohol, bensin atau thinner.

Selasa, 06 Maret 2012

KK5 SMK N 1 BATANG II

1. Cari informasi pada dunia kerja dalam bidang komputer di sekitar anda tentang prosedur keselamatan dan kesehatan kerja dalam melakukan perawatan peripheral komputer di tempat mereka.


Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) dalam menggunakan perangkat tekhnologi informasi dan komunikasi. Meliputi:
1.      Persyaratan pencahayaan ruang komputer.
2.      Tata letak ruang komputer.
3.      Persyaratan tekhnis ruang komputer.
4.      Mengatur posisi duduk.
5.      Memperkirakan jarak pandang dengan monitor.
6.      Menghidupkan komputer sesuai dengan prosedur.

A.    Persyaratan pencahayaan ruang komputer.
Pencahayaan ruang komputer harus memungkinkan orang bekerja dengan enak dan mata tidak mudah lelah. Pekerjaan dengan tingkat ketelitian dan kecermatan seperti di ruang komputer dibutuhkan intensitas nilai pencahayaan 40 sampai dengan 80 foot candles, pada bidang 30 inci dari lantai. Untuk daerah penempatan Visual display units, intensitan nilai pencahayaan sebaiknya tidak lebih dari 50 foot candles, sedangkan penempatan konsole dan panel kontrol harus dihindarkan dari sinar matahari langsung.

B.     Tata letak ruang komputer.
Pada butirbutir sebelumnya telah dibahas berbagai pertimbangan dalam perencanaan maupun pemilihan ruang komputer, yang meliputi sifat pelayanan, keamanan ruang, persyaratan kondisi ruang dan aliran garapan yang direncanakan atau ditentukan. Berdasarkan pertimbangan-pertimbangan yang telah dutentukan, ruang komputer sebaiknya memenuhi :
a.       Pemilihan material untuk pembuatan ruang dianjurkan memenuhi ketentuan ketahanan terhadap api, berdasarkan standar NEPA.
b.      Dinding dan plafon mampu menyerap suara yang ditimbulkan dalam ruang, dan menahan suara serta panas dari luar ruangan.
c.       Jauh dari daerah atau vents pelepas panas dan asap.
d.      Jauh dari daerah kegiatan mesin pres atau sejenisnya yang menimbulkan sumber getar.
e.       Tidak langsung dibawah lantai yang banyak tandon air atau kegiatan yang menggunakan banyak air.
f.       Tidak terletak di bawah lantai yang airnya tidak bisa dikontrol dengan baik.
g.      Jauh dari pusat pembangkit medan listrik dan medan magnet, seperti gardu induk, gardu transformator, saklar pemutus beban listrik besar, saluran listrik berdaya besar dengan kawat telanjang, motor-motor listrik.
h.      Jauh dari daerah untuk kegiatan proses kimia, seperti pembuatan printed dengan proses etching.
i.        Jauh proses material yang menimbulkan debu atau asap. Disamping itu, sebagai bagian dari Instalansi Komputer, ruang komputer dalam pengaturannya harus menunjukkan kesatuan dengan ruang-ruang lain, seperti: Ruang petugas perawat tekhnis. Ruang penyimpan pita dan cakram magnetis. Ruang penyiapan data. Kantor bagian pemrograman (Programmer Office). Hal lain yang perlu dipikirkan dan direalisasi dalam memilih ruang komputer adalah letaknya harus sedemikian rupa sehingga hanya orang-orang yang berkepentingan dan erat kaitannya dengan pemrosesan data yang dapat dan mudah mencapai ruang komputer.

C.     Persyaratan tekhnis ruang komputer.
Syarat tekhnis ruang komputer tidak lepas dari sifat amannya ruang terhadap gangguangangguan, yaitu :
a.       Terjaminnya nilai temperatur ruang.
b.      Terjaminnya nilai kelembaban ruang.
c.       Bebas debu.
d.      Bebas pengaruh medan magnet dan listrik.
e.       Bebas getaran.
f.       Bebas asap.
g.      Bebas dari gas - gas tertentu.
h.      Bebas zat kimia.
i.        Terjaminnya nilai pencahayaan.
j.        Akustik ruang.

D. Mengatur posisi duduk.
Penempatan kursi, meja mouse, keyboard, dan layar komputer yang benar akan membantu membuat perubahan dalam mencegah resiko gangguan kesehatan.
AREA KOMPUTER
Biarkan area komputer di ruangan teratur. Alat - alat yang sering digunakan sebaiknya dekat sehinnga mudah menjangkaunya.Hindari menyimpan sesuatu dibawah meja yang dapat mengganggu posisi kaki.
DUDUK DENGAN POSISI YANG BAIK
Ketika duduk, tempatkan pantat tepat dikursi. Duduk tegap dan cobalah untuk menjaga pinggul, bahu dan telinga dalam posisi lurus.
KAKI SEBAIKNYA MENYENTUH LANTAI
Jika kaki tidak menyentuh lantai, rendahkan kursi atau gunakan sandaran kaki.
POSISI MONITOR
Monitor harus ditempatkan di mana bagian atas monitor berada tepat di mata dan langsung berhadapan. Jarak antara operator dengan monitir kira - kira 15 – 30 inch.
ISTIRAHAT DAN GANTI POSISI.
Jalan-jalan sebentar dapat mengurangi stress dan ketegangan pada otot dengan melentangkan badan membuat perbedaan yang besar.


E. Memperkirakan jarak pandang dengan komputer.
Dalam menggunakan komputer yang baik dan demi keselamatan kerja dari pengguna komputer (brainware) harus terlebih dahulu mengetahui prosedur-prosedur yang aman dalam bekerja. Sikap posisi duduk yang baik, jarak pandang mata terhadap komputer haruslah ditaati demi kesehatah dan keselamatan kerja. Pengaturan posisi duduk dalam menggunakan komputer, jarak pandang dan juga prosedur perawata komputer perlu diketahui oleh para brainware. Usaha dalam mengurangi kelelahan mata, punggung dan leher dapat dilakukan sebagai berikut : Garis pandang dari mata harus tegak lurus pada monitor berjarak 50 cm. Bagian belakang punggung belakang sandaran kursi harus keras, tapi berbantal empuk, tegak posisi 90. Lakukan gerakan untuk melemaskan otot. Istirahatlah sebentar-sebentar tapi sering. Tinggalkan komputer sejenak dan lakukan refresing. Usahakan penerangna tidak menyilaukan mata. Tinggi atau letak monitor sesuai dengan arah pandang mata, agar mudah melihatnya. Perbanyaklah makan makanan yang mengandung vitamin A, seperti ; wortel, pisang dan sebagainya.

F. Menghidupkan komputer sesuai dengan prosedur.
Dalam mengaktifkan komputer yang baik agar tidak terjadi kerusakan pada komputer haruslah mengikuti prosedur yang ada, langkah-langkah yang dilakukan dapat mengikuti petunjuk sebagai berikut : Sambungkan kabel listrik. Hidupkan stavol (sebagai penyeimbang arus). Hidupkan CPU dengna menekan tombol power (on/off). Hidupkan monitor dengan menekan tombol power (on/off). Tunggu hingga muncul tampilan yang disebut dengan dekstop. Dalam mematikan komputer juga perlu diperhatikan prosedur yang benar. Langkah-langkah dalam mematikan computer yang baik sebagai berikut :
1.      Close program aplikasi yang telah selesai digunkan dengan cara close windows atau dengan klik file lalu exit.
2.      Klik / start / begin / mulai yang biasanya berada disebelah kiri bawah.
3.      Pilih shut down (mematikan komputer).
4.      Muncul dialog box shut down, pilih shut down.
5.      Klik yes, tunggu hingga monitor sudah tidak aktif.
6.      Matikan komputer atau layar pada tombol power monitor
7.      Matikan tombol power pada CPU (jika sistem shut down tidak otomatis, jika CPU otomatis mati maka tombol power tidak perlu ditekan).
Dengan prosedur yang benar akan menghindari atau juga memperlambat kerusakan dari perangkat komputer yang ada.
2. Tuliskan langkah-langkah dalam melakukan perawatan peripheral PC secara lengkap, termasuk alat dan bahan yang dibutuhkan
Untuk melakukan perbaikan periferal, perlu dilakukan diagnosa awal kerusakan pada periferal tersebut. Kemudian menentukan langkah-langkah perbaikan dengan baik, dan melakukan cek ulang fungsi periferal tersebut untuk melihat hasil perbaikan tersebut.
a) Keyboard
Ada beberapa kerusakan yang kemungkinan terjadi pada keyboard yaitu :
 (1) Keyboard tidak terdeteksi oleh PC
Kerusakan yang sering terjadi pada keyboard adalah tidak dikenalnya keyboard oleh komputer. Pada saat proses booting, tiba-tiba computer macet dan muncul pesan kesalahan “Keyboard error or no keyboard present”. Pesan tersebut diartikan bahwa pada saat proses booting, komputer tidak mendeteksi adanya keyboard. Jika terjadi hal seperti tersebut diatas, yang perlu dilakukan adalah :
§  Matikan kembali komputer dan cek apakah kabel keyboard telah tertancap dengan benar ke CPU.
§  Jika perlu lepas dan tancapkan kembali kabel keyboard tersebut untuk meyakinkan bahwa koneksi sudah tepat.
§  Jika komputer dihidupkan kembali, dan pesan kesalahan masih muncul, kemungkinan pertama adalah keyboardnya yang rusak.
§  Coba dengan keyboard yang lain untuk memastikan bahwa keyboardnya yang rusak.
§  Jika dengan mengganti keyboard pesan kesalahan masih tetap muncul, berarti bukan keyboard yang rusak. Tetapi bisa saja port keyboard di motherbord yang rusak.
(2) Masalah kedua terjadi pada tombol keyboard
Kerusakan lain yang sering terjadi pada keyboard adalah tombol keyboard sering macet untuk ditekan, atau tombol keyboard tertekan terus. Hal itu mungkin disebabkan oleh debu yang sudah menumpuk di sela-sela tombol keyboard sehingga menyebabkan keyboard macet. Untuk mengatasinya, perlu dilakukan pembersihan pada keyboard. Keyboard dapat dibersihkan dengan menyedot atau menyemprotnya dengan vacuum cleaner atau dapat memakai kuas. Dan juga dapat dibersihkan dengan menggunakan kain lap yang dibasahi dengan cairan pembersih atau alkohol. Ingat bahwa proses pembersihan harus dilakukan pada saat komputer mati dan keyboard dilepas dari portnya.
b) Mouse
Ada beberapa kerusakan yang sering terjadi pada mouse yaitu :
(1) Mouse tidak terdeteksi oleh PC
Masalah yang sering terjadi pada mouse adalah mouse tidak dikenal oleh komputer. Pada saat proses booting, komputer memunculkan pesan bahwa windows tidak mendeteksi adanya mouse yang terhubung dengan komputer. Analisa pertama sehubungan dengan pesan tersebut adalah kabel mouse tidak terhubung dengan baik. Untuk melakukan perbaikan prosedur yang dilakukan:
§  Matikan komputer. Cek apakah kabel mouse telah terpasang dengan benar. Jika perlu lepas dan pasangkan kembali mouse tersebut
§  untuk meyakinkan koneksinya. Pada saat melepas dan memasang mouse komputer dalam keadaan mati agar tidak terjadi konsleting.
§  Setelah itu hidupkan kembali komputer. Apabila pesan kesalahan masih muncul, lakukan analisa selanjutnya.
§  Analisa kedua adalah kemungkinan rusaknya driver yang menghubungkan sistem dengan mouse. Untuk itu perlu melakukan pendeteksian
§  ulang driver secara otomatis dengan windows melalui device manager.
§  Langkah yang dilakukan :
§  Klik kanan My Computer pada desktop windows
§  Pilih properties>>Hardware>>Device Manager. Maka akan muncul kotak dialog seperti di bawah ini.
§  Klik mouse tersebut dengan menggunakan keyboard dengan bantuan tombol Tab.
§  Hapus drive mouse yang lama dengan menggunakan tombol Remove.
§  Setelah itu restart ulang komputer.

Jika sambungan dan driver mouse sudah benar tetapi ternyata mouse tidak terdeteksi oleh windows, ada kemungkinan mouse rusak. Atau kemudian coba dengan mouse yang lain, apakah terjadi hal yang sama. Apabila masih tetap seperti itu, berarti port PS/2 nya yang rusak.


(2) Pointer mouse yang sering meloncat-loncat
Masalah lain yang sering muncul adalah pointer mouse yang meloncat-loncat secara acak sehingga pemakai kesulitan untuk menggunakan mouse secara tepat dan presisi. Pada kondisi ini, kemungkinan yang paling besar disebabkan karena kotornya komponen bola mouse. Karena komponen bola tersebut banyak bersentuhan dengan mouse pad yang tidak selalu bersih. Langkah untuk mengatasinya adalah:
·         Buka penutup bola mouse di bagian bawah dengan memutarnya 900 derajat.
·         Keluarkan bolanya dan bersihkan dengan air hangat atau alkohol serta sikat dengan kuas, lalu keringkan.
·         Di bagian dalam mouse dapat diamati adanya tiga buah roda. Dua lebar dan satu yang kecil. Kotoran yang menempel pada komponen
·         tersebut perlu dibersihkan. Demikian juga dengan kotoran yang menempel pada gerigi dan bantalan bola. Lakukan pembersihan
·         dengan hati-hati sehingga tidak merusak komponen-komponen di dalamnya.